Selasa, 21 Februari 2017

Lumbung Desa Bertujuan Mengembalikan Fitrah Desa

Tujuan Lumbung Desa




  • Inti Lumbung Desa adalah mengembalikan desa kepada khitahnya: Desa sebagai sumber pangan Indonesia.
Dari inti tujuan, dapat kita pilah atas tiga (3) tujuan:
  • Ke-1: Tujuang Jangka Pendek:
    • Mengembalikan, menghidupkan, dan menggairahkan kembali pengolahan pertanian di desa-desa.
    • Melatih warga setempat untuk jadi penggerak desa dalam pengolahan pertanian yang baik dan benar, sekaligus pengelolaan pasca panennya.
    • Membantu fakis miskin di desa tersebut yang sejogjanya menjadi tanggung jawab warga desa ybs.
  • Ke-2: Tujuan Jangka Menengah:
    • Menuju Ketahanan Pangan Desa.
    • Menjamin hak kalangan fakir miskin di desa itu agar setidaknya terpenuhi kebutuhan darurat, yakni pangan.
    • Menghidupkan jika sudah hilang, atau merawat kembali Modal Social yang masih tersisa di masyarakat, seperti gotong royong, bagi hasil, siskamling, system penggunaan air, tanah bengkok, tanah ulayat dll.
    • Menyadarkan pentingnya sinerjitas warga desa untuk mempertahankan, menentukan, dan merawat masa depan yang lebih baik melalui potensi yang ada.
    • Memantapkan profesionalitas penggerak desa, baik dalam pengelolaan pertanian dan pasca panen, maupun dalam mengorganisir diri sebagai salah satu organisasi desa guna kepentingan dan kemanfaatan desa.
    • Mengajak atau merangsang semangat warga, khususnya pemuda, untuk bersama-sama membangun desa.
    • Menyelamatkan asset desa dari pemilikan yang menelantarkan tanah hingga malah jadi tak produktif.
    • Menyelamatkan asset desa dari penguasaan yang tidak bertanggung jawab, dengan penggunaan lahan dengan tidak memperhatikan potensi, kesesuaian dan kearifan desa.
    • Menyelamatkan bibit/benih asli atau khas desa ybs. Artinya harus dilakukan:
    • Pendataan, pemilahan, perawatan, pelestarian dan pengembangan bibit di lahan yang dikhususkan untuk itu.
    • Membuat bank bibit guna penyimpanan, pelestarian, dan kelangsungan bibit yang khas itu.
    • Menjadikan Lumbung Desa dan desa sebagai Desa Wisata. Yang artinya:
      • Menyiapkan kesadaran warga bahwa ada nilai tambah dengan dijadikannya desa sebagai daerah tujuan wisata.
      • Menyiapkan mental dan perilaku warga, yang dimotori penggerak desa, agar bisa menjadi tuan rumah yang baik guna mendukung saling mengisi dengan para pengunjung.
      • Menyiapkan sarana prasarana sebagai daerah tujuan wisata ala desa tanpa berlebih-lebihan dalam menyiapkan fasilitas. Biarkan para turis menikmati sajian khas desa apa adanya, yang tidak mereka temukan di tempat asalnya.
  • Ke-3 Tujuan Jangka Panjang:
    • Menuju Kedaulatan Pangan Desa untuk terciptanya Desa Berdaulat.
    • Menjadikan desa mandiri di atas kaki sendiri, hingga:
    • Bukan hanya mencegah pemuda untuk tak lagi berurbanisasi dimana desa ditinggal putera-puteri terbaiknya;
    • Melainkan juga memanggil putra-putri terbaik desa untuk kembali, atau setidaknya memberi kontribusi membangun desa.
    • Memantapkan peran desa sebagai salah satu kekuatan guna menopang Kedaulatan Indonesia sebagai sebuah Negara.
    • Menyadarkan pada bangsa Indonesia, terutama pada pemegang kebijakan bahwa kekuatan Indonesia sesungguhnya terletak di desa

Sampaikan Donasi Anda ke:

OfficeJl. HOS Tjokroaminoto (Pasirkaliki)No. 143 Bandung 40173Telp: (022) 6120218 Fax: (022) 6120130Indonesia

Gedung Wakaf 99,Jl. Sidomukti No. 99 H Bandung 40123Telp: (022) 2513991 Fax. (022) 2511865Indonesia

selamatkan sawah produktif,sistem informasi desa,sistem pertanian indonesia,sistem pertanian modern,sistem tanam padi,strategi sdm,sumber alam,sumber daya pangan,sumber pangan,swadaya pangan,swasembada beras,swasembada daging,swasembada pangan,tanam padi,tanam padi sri,tanaman padi,tanaman sayuran,tani indonesia,teknik pertanian modern,traktor pertanian,traktor sawah modern,tumbuhan padi,upaya mewujudkan kedaulatan rakyat,usaha dalam bidang pertanian,usaha desa modal kecil,usaha desa sejahtera,usaha desa terpencil,usaha desa wisata,usaha desa yang menguntungkan,usaha desa yang menjanjikan,usaha di bidang pertanian

Tidak ada komentar:

Posting Komentar